Top Ads

Pencipta Lagu APSSO Seorang Sesditjen


Dr.Bambang Indriyanto (kedua dari kanan) menyaksikan Drs.Mudjito AK,M.Si menghadapi Sean Winshand.

Jakarta (Mandikdasmen): Sabtu malam (7/11), di sebuah ruangan tempat turnamen catur ASEAN Primary School Sport Olympiad di Hotel Sahid Jakarta, sesosok lelaki berpostur tinggi dan berwibawa berdiri di antara atlet catur. Ia memerhatikan dengan seksama para atlet bertarung, termasuk menyaksikan Direktur Pembinaan TK dan SD Drs. Mudjito AK, M.Si bermain dengan beberapa pecatur di sela waktu jeda pertandingan.

Dialah Dr. Bambang Indriyanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Malam itu ia diundang untuk memberikan hadiah penghargaan kepada para juara turnamen catur siswa SD se-Asia Tenggara. “Saya tadi terkagum-kagum melihat anak-anak begitu cerdasnya menggerakkan buah catur,” katanya. Ia berpindah dari satu meja ke meja lain menyaksikan atlet-atlet memindahkan bidak catur.

Sepintas ia tampak sebagai birokrat biasa. Namun, dialah sosok percipta lagu yang dilantunkan 63 siswa saat pembukaan The 3rd APSSO 2009 pada Selasa (3/11) malam di Hotel Sahid Jakarta. Lagu yang dibawakan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Ia menulis lirik lagu berjudul 'The Spirit of APSSO' (teks bahasa Inggris) dan S’mangat APSSO (teks bahasa Indonesia). Lagu oleh Johnny William Maukar. Ia pun menulis lagu yang begitu puitis dan filosofis berjudul ‘Friendship, that’s what we’re for’ seperti tertulis di bawah ini:

Listen to what roses have told us about what we’re for
Learn what the nature have told us about what we’re for
We’re all friends regardless of how different color of our skin is
In a harmonious choir, so our friendship will grow

Reff:
         Wouldn’t it be nice if we care to each other for what we’re for
          I’ll be your friend whom you can depend on
          Explore unscripted experiences to find what we’re really for
          You will be my friend whom can I rely on

          We will be as strong as chains of steel if we support each other
          Then we will hold hand in hand like sisters and brothers
          Life will be so lovely if we respect to each other
          Then take me as your friends since that’s what I’m here for


Menurut Bambang Indriyanto, ia membayangkan spirit APSSO adalah persaingan dan persahabatan. “Walaupun berusaha untuk menang, persahabatan tetap harus dibina karena APSSO sebagai arena persahabatan,” ujarnya. “Spirit itu yang harus dijadikan kebanggaan siswa. Tidak hanya menang menjadi tujuan tetapi persahabatan menjadi suatu motif di belakang itu semua.”
   
Uniknya, ia membuat lagu hanya satu malam. “Tiba-tiba malam itu muncul,” kenangnya. Selain membuat lagu untuk APSSO, ia juga telah menggubah lagu untuk beberapa penyelenggaraan acara tingkat nasional seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan Olimpiade Siswa Nasional.

Kendati demikian, Bambang Indriyanto mengaku tidak tahu apakah di dalam darahnya mengalir jiwa seni. “Kalau saya sedang stres, muncul tiba-tiba,” ucapnya. Ia merasa lebih terinspirasi ketika menciptakan lagu berbahasa Inggris.

Kemampuan mencipta lagu ternyata tak hanya jadi dominasi para seniman. Birokrat pun bisa. Dan Bambang Indriyanto telah membuktikannya.
 

0 komentar:

Posting Komentar